Fans and Haters


We all deserve love~

Hi,

Setelah setahun hiatus dari blog ini, sekarang saya mau nulis sesuatu yang berbeda dari tulisan-tulisan saya yang sebelumnya. Kali ini full brainstorm dari saya sendiri, mungkin lebih bisa dibilang opini saya sendiri terhadap hal yang belakangan ini sering saya jumpai. Ini akan menjadi opini terpanjang saya sampai saat ini, tapi jika kalian berkenan, saya akan senang sekali jika kalian menyempatkan diri untuk membacanya. Sebelum itu semua terima kasih.

Setelah selama 6 bulan berkecimpung (aduh bahasanya haha) di dunia fandom saya merasakan dua hal yang sangat dominan disini. Fans dan Haters. Saya sendiri masuk ke dalam fandom S♡NE yang adalah fans dari Girls’ Generation a.k.a 소녀시대, SNSD, So Nyuh Shi Dae, SoShi, 少女時代. Ya sekedar informasi aja, Girls’ Generation adalah gb dari Korea Selatan yang dibentuk SM Entertainment. Mereka terdiri dari 9 anggota yaitu Taeyeon, Jessica, Sunny, Tiffany, Hyoyeon, Yuri, Sooyoung, Yoona dan Seohyun. S♡NE (소원) sendiri memiliki arti “harapan” dan diambil dari judul lagu album pertama mereka “Into The New World. Di lain sisi S♡NE dapat diartikan sebagai S+One yang berarti SNSD dan fansnya adalah satu. Girls’ Generation adalah salah satu gb yang memperkenalkan K-Pop ke dunia dengan berbagai single hits mereka seperti Gee, Genie, Oh!, Run Devil Run, Mr. Taxi, The Boys, dsb. Mereka sudah menggelar berbagai macam konser di Asia, seperti di China, Taiwan, Korea Selatan dan 14 konser yang termasuk dalam 1st Japan Tour mereka di Jepang. Bahkan mereka telah melebarkan sayap mereka ke dunia internasional dengan melakukan konser di Los Angeles dan New York bersama-sama dengan labelmate mereka dalam naungan SM TOWN. Dan prestasi terbesar mereka adalah saat mereka memenangkan Digital Daesang Awards (Grand Award kategori penjualan digital) pada 24th Golden Disk Awards tahun 2009 untuk 1st mini album – Gee dan Disk Daesang Awards (Grand Award kategori penjualan fisik) pada 25th Golden Disk Awards tahun 2010 (setara dengan Grammy Awards di Amerika) serta kemenangan 9 kali berturut-turut (11 untuk seluruhnya) di K-Chart pada acara Music Bank dengan hits single terpopuler mereka Gee yang saat ini sudah mencapai 62 juta viewers di Youtube, memimpin jumlah viewers MV K-Pop di jejaring social tersebut. Dan masih banyak prestasi-prestasi lain yang sudah mereka raih yang tidak mungkin saya sebutkan satu persatu.

Kali ini saya tidak akan membahas mengapa saya menyukai Girls’ Generation, karena tentu saja akan memakan banyak waktu untuk menjelaskan hal ini. Banyak sekali hal menarik yang membuat saya menyukai mereka dan mungkin saja akan menghabiskan berpuluh-puluh halaman jika saya membuat listnya. Oleh karena itu, untuk mempersingkat waktu mari kita langsung saja ke pokok permasalahan.

Fans. Definisi fans menurut Wikipedia adalah “a person with a liking and enthusiasm for something. Fans of a particular thing or person constitute its fanbase or fandom. They may show their enthusiasm by being a member of a fan club, holding fan conventions, creating fanzines, writing fan mail, or by promoting the object of their interest and attention.” Ini menjelaskan bahwa fans akan menyukai idola mereka. Dan saat kita menyukai seseorang atau sesuatu tentu saja hal dominan yang akan kita lihat adalah kelebihan mereka. Sedangkan segala hal negative tidak akan terlalu menjadi perhatian seorang fans, karena mereka lebih memfokuskan diri pada hal positif dibandingkan hal negative dari idola mereka.

Di lain pihak, haters menurut Urbandictionary memiliki pengertian “a person that simply cannot be happy for another person’s success. So rather than be happy they make a point of exposing a flaw in that person. “ Ini menjelaskan perbedaan terbesar dari kedua istilah yang sedang kita bahas. Fans akan mengekspos kelebihan idola mereka sedangkan haters akan mengekspos kekurangan dari orang yang mereka benci. Jadi dalam hal ini yang menjadi masalah adalah cara pandang masing-masing individu itu sendiri. Sehingga akhirnya mereka terbagi menjadi fans dan haters. Sekali lagi saya tekankan, fans melihat dari sisi positif sedangkan haters melihat dari sisi negatif. Inilah masalah terbesarnya.

Saya sendiri saat menjadi seorang fans, jujur saja akan lebih memperhatikan kelebihan idola saya dibandingkan kekurangan mereka. Saya melihat kekurangan mereka sebagai sesuatu yang membuat mereka menjadi manusia. No one is perfect. Itu yang ada di pikiran saya. Karena tentu saja semua orang memiliki kekurangan, tapi buat apa kita lebih mempedulikan kekurangan mereka jika mereka memiliki berbagai kelebihan yang bisa kita lihat dan banggakan. It’s just a waste, right? Memikirkan sesuatu yang negatif hanya akan menjadikan kita sebagai orang yang negatif. Oleh karena itu saya akan lebih memilih menjadi seorang fans dibandingkan seorang haters. To be honest, it’s just a waste to hate someone.

Sesuai dengan apa yang telah saya sampaikan di atas, saya akan menyampaikan pikiran saya tentang fanwar yang terjadi di kalangan fandom K-Pop. Dari pengalaman yang telah saya jalani selama 6 bulan menjadi seorang S♡NE, ada dua hal yang menarik perhatian saya. Pertama, adalah masalah antifans Girls’ Generation dan yang kedua adalah masalah antifans Cherrybelle a.k.a ChiBi yang isunya adalah “plagiat” dari Girls’ Generation. Saya tidak bermaksud membashing atau menjelekkan siapapun. Maaf jika opini kali ini mengganggu. Namun saya mengambil dua sampel ini karena merupakan isu yang paling menarik perhatian saya.

Hal ini saya dapatkan saat saya sedang browsing, karena selain browsing mengenai hal-hal menarik dari Girls’ Generation terkadang saya juga ingin mengetahui apa yang dipikirkan oleh antifans. Melihat sesuatu dari kaca mata orang lain saya pikir sangat baik untuk dijadikan pertimbangan. Dan mulailah saya mencari-cari beberapa masukan yang disampaikan oleh para antifans (haters). Di samping berbagai kata-kata kasar yang dilontarkan oleh para antifans (yang tentu saja membuat saya geram juga), saya membaca beberapa entri yang menarik. Saya sejujurnya salut terhadap mereka yang menjadi antifans. Mereka tidak menyukai “sesuatu” itu namun mereka mendedikasikan diri mereka pada “sesuatu” itu. Membuat website, mengunjungi videonya di YouTube setiap hari hanya untuk men-dislike video tersebut, menyampaikan opini yang sangaaaat panjang dengan berbagai fakta yang mungkin saja fans sendiri belum tahu. Terkadang mereka menguntit mengikuti orang yang mereka benci itu hanya untuk melakukan kekerasan atau mengejek mereka. Apakah itu tidak aneh? Mereka rela mendedikasikan waktu mereka untuk orang yang tidak mereka sukai. Secara logika, saya sendiri tidak dapat menerima hal tersebut. Jika mereka tidak suka dengan orang itu buat apa mereka mengurusi hal tersebut. Kalau saya, tentu saja saya akan membiarkan mereka dan tidak memikirkannya.

Dari sekian banyak antifans yang dimiliki Girls’ Generation karena popularitas mereka yang luar biasa tentu saja, hal dominan yang menyebabkan mereka menjadi antifans adalah tuduhan oplas, kedekatan mereka dengan berbagai artis laki-laki, tuduhan no talent, jumlah member 9 orang dan kostum mereka.

Mari kita paparkan satu persatu.

  1. Tuduhan oplas (operasi plastik)
    Seperti telah kita semua ketahui, Korea Selatan terkenal dengan praktek operasi plastik yang sudah sangat popular di kalangan masyarakat. Bahkan ada beberapa sumber yang mengatakan jika di Korea Selatan hadiah yang paling diinginkan seorang perempuan ketika beranjak umur 17 tahun adalah ijin melakukan operasi plastik. Mungkin saja ini benar, tapi mengesampingkan hal tersebut siapakah yang dapat membuktikan bahwa mereka (dalam hal ini member Girls’ Generation) melakukan operasi plastik? Tidak ada bukti otentik yang dapat membuktikan hal tersebut.
    Mereka sendiri sebenarnya telah memiliki kecantikan mereka sejak mereka kecil, lalu apakah menjadi hal yang perlu dipertanyakan jika sekarang mereka tumbuh menjadi wanita yang cantik? Tentu saja ada perubahan dari masa kanak-kanak, remaja dan dewasa mereka. Semua orang bertumbuh dan terlebih lagi mereka sudah menjadi artis dengan taraf internasional maka tentu saja akan terjadi perubahan yang mencolok. Jujur saja, setiap artis pasti akan berbeda dibanding saat dia belum menjadi artis.
    Dan jika saja (ingat: jika!!) mereka melakukan operasi plastik lalu apa masalahnya bagi kita? Bukankah itu mereka yang melakukannya, maka pasti mereka telah memikirkan resikonya. Dan tentu saja sulit sekali untuk menghindari apa yang sudah menjadi pikiran masyarakat luas. Bukankah operasi plastic sudah menjadi sesuatu yang sangat popular di sana.
    Terlepas dari itu semua, mereka tidak hanya menjual kecantikan mereka. Mereka memiliki lebih (lebih banyak) dari itu semua. Talenta mereka. Itulah yang sebaiknya kita perhatikan, dibandingkan kita memikirkan hal-hal seperti di atas yang tentu saja tidak akan bermanfaat bagi kita. Jika ingin, tidak perlu kita membashing mereka yang melakukan oplas, lebih baik kita mencoba untuk menghindari hal itu terjadi kepada orang-orang (terdekat kita terutama) karena bahaya yang akan terjadi dan berdoa bagi mereka yang melakukannya agar dapat terhindar dari segala bahaya yang dapat diakibatkan oplas yang mereka lakukan. Bukankah bertindak positif lebih baik?
  2. Kedekatan mereka dengan berbagai artis laki-laki
    Menurut saya ini hal yang sangat biasa. Mereka cantik dan terkenal. Siapa yang tidak ingin berkenalan dengan mereka? Dan bukan salah mereka juga jika mereka berteman dengan artis lain. Menjalin pertemanan itu baik bukan?
  3. Tuduhan no talent
    Saya sangat sangat sangat tidak setuju dengan hal ini. ABSOLUTELY BIG NO for this statement. Jika mereka tidak mempunyai talent, lalu siapakah yang sudah memenangkan berpuluh-puluh penghargaan dari acar music di Korea bahkan memegang rekor kemenangan terpanjang sepanjang masa? Siapakah yang sudah pertama kali memenangkan kedua disk dan daesang award di GDA tahun 2010? Siapakah yang sudah menjual berjuta-juta kopi CD, DVD, Blue-ray, Photobook di seluruh dunia? Siapakah yang sudah menggelar berbagai tour di hampir seluruh Asia dengan berpuluh-puluh ribu penonton? Jika mereka tidak memiliki talent mereka tidak mungkin bisa mendapatkan itu semua. Lagu mereka dinikmati oleh berpuluh-puluh juta orang di seluruh dunia. Tarian mereka yang sangat mengagumkan ditampilkan dengan kompak dan serasi. Kemampuan acting mereka diuji di layar kaca, bahkan memenangkan rookie of the year award. Semua brand yang mereka iklankan menjadi terkenal sejak mereka menjadi bintangnya, apakah itu bukan suatu pencapaian yang luar biasa? Mereka juga telah melewati seleksi dari SM yang sangat ketat. Dengan beribu-ribu pesaing dan training selama bertahun-tahun. Apa yang perlu diragukan? Bahkan Taeyeon dan Yuri memenangkan kontes sebagai juara pertama. Apa mereka tidak memiliki talenta jika bisa memenangkan itu semua? Lalu apa yang membuat mereka mendapatkannya? Tidak ada yang lain selain talenta dan kerja keras. Semua yang mereka capai saat ini karena mereka memiliki talenta dan talenta itu mereka kembangkan dengan seluruh kerja keras mereka bahkan hingga merelakan masa remaja mereka. Jadi tidak bisakah kita mendukung semua kerja keras yang telah mereka lakukan?
  4. Jumlah member 9 orang
    Lucu sekali jika saat ini masih ada yang mempermasalahkan jumlah member mereka yaitu 9 orang. Sangat tidak masuk akal. Memang di pasar Hollywood kita jarang menemukan member berjumlah 9 orang. Tapi sekarang, dengan semakin meluasnya K-Pop ke seluruh dunia bukankah sudah menjadi biasa? Super Junior, labelmate mereka memiliki anggota 13 orang pada awal debut mereka. Dan ada sekitar 5/lebih gb dan bb lain yang berjumlah 9 dan lebih (saya tidak tahu namanya maka saya tidak menyebutkannya). Dan yang sangat spektakuler tentu saja, AKB48 yang beranggotakan 48 member (salah satu affiliatenya: JKT48 adalah bintang iklan Pocari Sweat). Mereka diterima dengan baik di Jepang dan menduduki puncak J-Chart. Jadi apa yang perlu kita masalahkan? Mereka sudah melakukan tugas mereka dengan baik bersama 9 member, dan kami para fans menyukai itu semua. Kami mencintai setiap member yang ada dan kami pikir Girls’ Generation is nothing without 9. We believe in the power of 9. Forever 9~
  5. Kostum
    Kostum adalah pakaian yang mereka kenakan saat mereka melakukan perform. Dan yang mengatur kostum mereka adalah para stylist. Itu semua bukan pilihan mereka. Jadi kita tidak bisa menjudge mereka hanya karena kostum mereka.
    Jika ingin memperhatikan pakaian mereka, perhatikanlah saat mereka ada di variety show atau di airport. Itulah pakaian mereka yang sesungguhnya.

Mari kita bahas topik kedua, yaitu antifans ChiBi. Sebenarnya saya tidak terlalu mengenal mereka karena saya juga bukan fans mereka. Namun, dari isu yang beredar dan kemiripan mereka dengan GG serta mereka berkarya di Indonesia maka akhirnya saya sedikit tahu tentangnya. Dari yang saya ketahui, sebagian besar alasan para antifans ChiBi tidak menyukai mereka karena hal ini yaitu isu plagiat.

Saya tahu sejak awal jika di Indonesia ada sebuah gb yang meniru konsep Girls’ Generation. Mereka beranggotakan 9 orang dan ada beberapa konsep foto yang mirip dengan konsep foto GG. Tapi saya pikir itu bukan sebuah masalah besar. Memang mereka awalnya tidak menciptakan sesuatu yang baru, namun mendapatkan inspirasi dari 9 gorgeous women out there, tapi setidaknya mereka mengakui itu. Di beberapa talk show, sempat dibahas mengenai hal ini, dan mereka mengakui bahwa GG adalah inspirasi mereka. Mereka mengakuinya. Dan karya mereka (dalam hal ini lagu mereka dan tarian mereka) tidak sama dengan GG. Mungkin ada yang terasa mirip, tapi itu berbeda. Merekapun tidak menjelek-jelekkan GG, atau tidak mengakui GG. Jadi buat apa hal itu kita permasalahkan? Biarkan mereka berkarya dengan segenap talenta yang mereka miliki untuk menghibur masyarakat. (abaikan pernyataan ini, karena situasi sudah berubah, 15 Oktober 2013)

Jika tidak suka tinggalkan. Jika suka ya mari kita dukung terus. Mereka hanya ingin berkarya, lalu mengapa kita harus mengganggu mereka? Dukung mereka semua untuk semakin mewarnai dunia permusikan. Cheers for their success, critics for their wrong and pray the best for them. Semua orang berhak mendapatkan cinta dan dukungan dari orang lain. We all deserve love. So for all fans and haters out there let’s we come together to make a better world.

Sekian opini dari saya, jika ada tanggapan atau masukan akan saya terima dengan senang hati…

Terima kasih dan maaf jika ada yang tidak berkenan di hati.. Gbu all~

9 Responses to “Fans and Haters”

  1. vivian27 Says:

    SANGAT SETUJUUUUUU!!!!! ^^

  2. I love SNSD :**** Says:

    Setuju pke bgt deh ama kmuuu !!! I love this blog XD

  3. fitrie Says:

    i like this page n i agree with you,im sone too***lol

  4. Riskhaluvbaekhyunoppa Says:

    Setujuu !
    Chibi itu mang plagiat ny snsd :(

  5. DARRA FAMELA FINISZIA Says:

    cherry belle is pla

  6. DARRA FAMELA FINISZIA Says:

    chebek mending bubar aja


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: